Ke Yogya Ku Kan Kembali
Jalan-jalan lagi? Iyaaa, minggu lalu alhamdulillah ada rejeki lagi untuk jalan-jalan ke luar Bogor (dan Jakarta). Kali ini yang agak dekat aja, masih di pulau Jawa. Iyess urusan Blogger Perempuan Network membawa membawa saya terbang ke Yogyakarta. Terakhir ke Yogya itu dalam rangka mudik lewat jalur darat, naik mobil berdua suami. Sempat terpikir apa mau ke Yogya naik kereta? Atau malah bawa mobil lagi? Tapi udah kebayang capeknya duluan jadinya back to basic aja lah naik pesawat biar ringkes dan ngga makan banyak waktu 😀
Alhamdulillah acara utama di Yogya berjalan dengan baik. Saya senang sekali bareng Shinta, Mba Alaika dan Teh Nchie bisa ketemuan sama teman-teman blogger Yogya (kalau saya, ini yang pertama kalinya :D) untuk sharing-sharing tentang blogging saat Blog Coaching Clinic, lalu ngobrol ngalor ngidul juga sambil ngemil jamur goreng dan pizza setelahnya.
Kalau waktu ke Singapura kami jalan-jalan pakai kendaraan umum bus dan MRT, saat di Yogya kami memilih untuk menyewa motor sebagai moda transportasi mandiri, biar gampang kalau mau ke mana-mana dan ngga terlalu kejebak macet. Meskipun ojek dan taksi online juga sudah jamak sekali di Yogya, rasanya tetap lebih merdeka kalau punya kendaraan sendiri ya. Eh tak dinyana, ngga cuma Bogor yang hujan melulu, tapi Yogya juga T_T Jadi motor Nmax sewaan kami banyak nganggurnya di penginapan karena sering hujan cukup deras yang mengharuskan kami pesan taksi online juga akhirnya.






Harus Kembali ke Yogya Lagi
Sayangnya karena satu dan lain hal (mostly faktor hujan melulu dan macet akhir pekan yang bikin mager) jadi ada beberapa tempat yang sebetulnya ingin disambangi di Yogya tapi ngga kesampean, huhuhu…. Banyak sih, makan sate klathak Pak Bari, Raminten, jajan gudeg pawon & mangut, Papermoon Puppet Theatre, dan liat sunrise di Candi Prambanan.

Jadi sepertinya saya harus kembali ke Yogya lagi someday in the near future, untuk menyelesaikan those unfinished business hehehe..
Untungnya urusan transportasi dan akomodasi sekarang sama sekali ngga ribet. Booking tiket pesawat dan penginapan bisa dilakukan dengan mudah dan cepat, modal jemari aja, dan uang di rekening untuk bayar-bayar hehehe… Seperti biasa, untuk kepergian ke Yogya kemarin ini saya booking tiket pesawat dan hotel melalui Traveloka, karena cepat, praktis, dan semua dokumen yang berhubungan dengan booking tersebut tersimpan rapi di 1 aplikasi. Bisa disimpan di apps, di galeri smartphone, dan dikirim ke email untuk dicetak kalau lebih suka memegang print out-nya.
Better Together : Flight + Hotel di Traveloka
Nah waktu itu tuh saya pesannya satu-satu, pesan tiket pesawat dulu; baru setelah itu pesan hotel Omah Njonja Bed & Brasserie. Segitu aja rasanya udah cepat dan praktis. Ternyata Traveloka punya opsi booking yang lebih praktis lagi, dan yang penting juga, biayanya bisa jadi lebih hemat, bisa sampai 20% lebih hemat ngga perlu pakai kode promo apapun. Hmm.. benarkah? Yuk kita coba aja sendiri biar yakin.
Dengan pesan paket hotel pesawat Traveloka seperti ini, total biayanya Rp 2.637.681; sudah all in dan tidak ada charga biaya ini itu lagi. Well ini salah satu yang saya suka dari Traveloka, angka yang tertera, sejumlah itu pula yang saya bayar. No more guess work ngitung-ngitung inikira-kira pajak dan ini-itu-nya berapa jadi totalnya nanti berapa.
Nah, sekarang saya coba booking pesawat dan hotel secara terpisah, ingin tahu aja bener ngga sih total biayanya akan jadi lebih murah?
Jika pesan terpisah, biaya penerbangan PP Rp. 2.131.800,- dan biaya hotel Rp 1.005.661,-, total jadi Rp 3.137.461.
Jika pesan sekaligus fight + hotel, total biayanya Rp 2.637.681,-. Jelas lebih hemat yaaa, untuk yang ini 16% hematnya dibandingkan pesan terpisah meskipun sama-sama menggunakan Traveloka. Lumayan hemat nyaris Rp 500.000,- bisa untuk belanja lagi di Mirota atau makan gudeg pawon + bawa pulang beseknya hehehe….








Ke Yogya kalau gak ke Candi Prambanan rasanya memang kurang lengkap, Mbak ?
jogja bikin kangen terus yah mbak alma
Selain banyak tempat destinasi wisata, enaknya ke Jogja itu yaa biaya hidupnya murah. Cuman bawa uang pas-pasan, nginepnya bisa sampek berhari-hari hehe