Touring Bogor ke Sumba: Bawa Motor Naik Bis Sleeper Juragan 99

Sumba sudah lama ada di wishlist-ku, tepatnya wishlist jalan-jalan biasa, bukan touring. Waktu itu rasanya masih jauh banget, bayanganku langsung ke tiket pesawat mahal, hotel mewah ala Nihi, sewa mobil, tour guide… kebayang dong angkanya. Jadi ya, masuk wishlist dulu aja deh.

Alhamdulillah, di tahun 2026 ini kesampaian. Dan bukan sekadar liburan biasa. Ternyata kami touring motor keliling Sumba. Aku, suami, dan si Lele si Yamaha Xmax.

Sumba itu bukan destinasi yang bisa ditempuh dengan mudah. Dari Bogor, kami harus menempuh perjalanan cukup panjang dulu sebelum akhirnya menginjakkan kaki (dan ban Lele) di sana. Perjalanan menuju Sumba-nya sendiri sudah jadi petualangan tersendiri.

Di post ini aku cerita dulu soal leg pertama: naik bis J99 bareng motor.

Buat yang penasaran gimana caranya bawa motor dari Bogor sampai Sumba, sebenernya ada dua opsi yang sempat kami pertimbangkan.

  1. Opsi pertama: full riding dari Bogor ke Surabaya, lalu dari Pelabuhan Tanjung Perak naik kapal DLU langsung ke Waingapu, Sumba Timur.
  2. Opsi kedua, dan ini yang akhirnya kami pilih, lebih hemat waktu sekaligus lebih fun: kami berdua plus motor naik bis Juragan 99 (J99). Rutenya, motoran dulu dari Bogor ke Kantor Perwakilan J99 di BTC City Bekasi, lalu naik bis J99 dan turun di Redbus Agent Medaeng, Surabaya.

Kenapa pilih cara ini? Jujur, karena kami pengen ngerasain sendiri experience naik bis sleeper sekalian angkut motor. Dan ternyata tipe bis J99 yang bisa angkut motor itu juga menyediakan konfigurasi seat sleeper. Asik kan, jadi dua pengalaman sekaligus!

Soal Biaya

Untuk tiket sleeper seat First Class, harganya Rp 735.000 per orang, dan biaya angkut motor 250cc Rp 1,3 juta. Catatan: harga ini bisa berubah, terutama pas high season. Untuk info terkini bisa cek langsung di website Juragan 99 atau hubungi CS-nya.

Aku sendiri awalnya tanya-tanya dulu via WhatsApp, tapi supaya lebih jelas dan yakin, kami langsung datangi agen J99 di Terminal Baranangsiang Bogor sekalian beli tiket di sana.

Pengalaman di Dalam Bis

I had an enjoyable experience. Perjalanan sekitar 10 jam terasa nyaman. Highlights buatku:

  • Kami dapat tempat duduk sleeper paling depan dengan jendela besar di depan dan di samping, puas banget bisa mantengin jalanan sepanjang perjalanan.
  • Dapat amenities lumayan lengkap: sandal hotel, bantal, selimut, plus snack bag isi roti, cemilan, dan air mineral.
    Di dalam bis juga ada dispenser air, teh, dan kopi, bebas minum kapanpun.
  • Ada toilet di dalam bis juga, tapi aku pribadi lebih milih nunggu sampai rest area. Sebagus apapun toilet bis, rasanya tetap lebih nyaman toilet beneran.

Soal selimut, ternyata nggak kepake sama aku, karena di dalam bisnya nggak sedingin yang kubayangkan. Mungkin karena perjalanan kami di siang hari, atau memang suhunya sudah diatur lebih moderat. Soalnya pengalaman naik bis jarak jauh / bis malam dulu, AC-nya suka nggak kira-kira dinginnya!

Selama perjalanan ke Surabaya, kami berhenti dua kali. Sekitar jam 10 pagi di [isi nama tempat] untuk service makan siang yang kecepetan, dan sore hari di Resto Duta 3  Ngawi untuk service snack sore.

Tiba di Surabaya

Kami sampai di Medaeng sudah gelap, sekitar setelah Maghrib. Yang lucu, proses turun dari bisnya simpel banget, penumpang dan motor langsung diturunin di pinggir jalan, tepat sebelum agen Redbus Medaeng. Tidak ada area khusus, ya udah motor turun di situ aja. 😄

Setelah motor turun, kami pasang dulu box yang tadi dilepas sebelum berangkat, karena pas loading motor ke bis, box-nya dipisah dan masuk ke bagasi bis bareng koper-koper penumpang lain. Begitu semuanya terpasang rapi, tanpa banyak basa-basi kami langsung cuss menuju penginapan di Surabaya.

Kalau penasaran sama serunya perjalanan naik bis bareng motor ini secara visual, suamiku sudah upload video lengkapnya di YouTube. Mulai dari loading si Lele ke atas bis, suasana di dalam, sampai turun di Medaeng Surabaya.

Similar Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.