Hi gaeeess (sapaan standar di vlog vlog masa kini ya hahaha)..
Kali ini saya balik lagi dengan beberapa pilihan WordPress themes gratisan for you to choose from.
Terinspirasi dari pertanyaan seorang kawan blogger, “Mbak, nyari theme WordPress yang gratis tapi bagus di mana ya?”
Well agak kontradiktif sih ya antara “gratis” dengan “bagus”, tapi bukan berarti ngga ada lho.
Saya jawab dengan memberikan link ke repository-nya WordPress.org.
Lalu dijawab kembali, “hmm… ada yang lain ngga? Aku pusing nyari themes di sana” 😀
Note :
WordPress themes yang dibahas di sini hanya berlaku untuk self-hosted WordPress, tidak bisa diinstal di platform wordpress.com 😉
WordPress.org Repository
Oke saya jelaskan dulu tentang repository WordPress.org, atau yang biasa dikenal dengan sebutan “WordPress repo”, pada dasarnya merupakan portal WordPress.com yang berisi segala macem tentang WordPress.
Di situ kita bisa download installer-nya WP, baca-baca dokumentasi WP (the geeky technical documents about WP), forum diskusi tentang WP, sekaligus juga tempat penyimpanan banyak sekali themes & plugins yang dbisa digunakan untuk website dengan platfrom WP.Â
Apa spesialnya theme & plugin yang ada di repo tersebut? Spesialnya adalah karena semua theme & plugin yang disubmit oleh developer terlebih dulu dites dan diuji oleh tim WP untuk memastikan aman dan layak pakai, dalam artian codingnya bagus, meet the standard, bebas malware / virus yang membahayakan.
Maka jangan heran kalo bertanya di mana cari theme WP yang gratis; most likely jawabannya adalah di repo-nya WP.
Saya pun ngga pernah nyaranin untuk download theme (dan plugin) gratis sembarangan (selain di repo ini) karena ada resiko disusupi malware.
Nah masalahnya di repo tsb ada banyaaak banget pilihan theme. Saat ini saja ada 4.104 themes yang bisa didownload. Kalau dilihat sekilas juga banyak yang desainnya mirip-mirip. Wajar kalo pusing milihnya hehehe…
Sebenarnya ada label yang mempermudah pencarian kita, jadi bisa browsing themes berdasarkan Featured, Popular, Latest, atau filter berdasarkan fitur-fitur.
Kalau masih bingung juga, baca roundup saya aja yuk, 7 theme WordPress gratis yang clean, simple, responsif dan cocok buat blog. Kenapa clean & simple? Ya karena saya sukanya yang begitu 😀
WordPress theme yang clean banget dengan layout konten di kiri dan sidebar yang tidak terlalu lebar di sebelah kanan. Satu-satunya aksen warna pada desain ini adalah background pada sidebar.
Gump dilengkapi dengan Customizer Panel untuk mempermudah kustomisasi theme seperti upload logo (header image), mengubah warna dan sebagainya.
Sudah disediakan juga child theme-nya, sehingga jika kita melakukan kustomisasi pada child theme (misal ubah warna), saat ada update ke parent theme, kustomisasi kita ngga hilang. Â
Theme ini clean dan feminine, terlihat dari warna peach/pink yang digunakan sebagai aksen pada background menu di bagian atas, body background, dan beberapa elemen seperti box “Continue Reading”, kategori post, dan page numbering.
Di bawah header ada full-width slider / carousel untuk meng-highlight artikel. Fitur slider seperti ini sebenarnya agak tricky; karena ukurannya lebar jadi foto yang digunakan sebagai featured image pada postingan harus dipastikan bagus kualitasnya, tidak ada teks, dan ngga terlalu rame supaya tampilan homepage-nya bagus. Kalo ngga pede sama kualitas foto, saran saya slidernya ini ngga usah dipake hehe…Â
Saya juga suka banget pilihan tipografi di theme ini, cantik dan easy on the eyes, kombinasi Montserrat bold untuk entry title dan Lato untuk konten.Â
Theme ini dilengkapi fitur Live Customizer, jadi kita bisa upload logo, mengubah warna dan lain-lain dan melihat perubahannya secara real time.
Di bawah header ada widget slider / carousel yang berisi featured image dengan post info di sebelah kanan termasuk excerpt. Sama seperti Kalon, idealnya featured image yang digunakan berkualitas tinggi dan tanpa teks karena sudah ada judul post-nya di sebelah kanan.
Check Demo
or
Download
Theme ini cocok banget untuk lifestyle / fashion / beauty blog dengan aksen warna hitam dan gold serta pilihan tipografi serif Lora untuk entry-title-nya. Juga disediakan Customizer Options untuk mengontrol semua elemen di website.
Di bagian bawah ada widget untuk menampilkan feed Instagram dalam bentuk slider (dengan plugin).
Kalau kamu penyuka WordPress dan hobi utak-atik theme kemungkinan besar kenal sama Divi dari Elegant Themes. Nah Serene ini adalah theme gratisan keluaran Elegant Themes juga.
Tampilannya tidak seperti theme blog standar (dengan konten di kiri dan sidebar di kanan), tapi full width content tanpa sidebar dengan ukuran gambar dan teks yang besar-besar.
Theme ini support post format, jadi tampilan di homepage akan spesifik berdasarkan format post-nya. Misalnya begini, untuk post dengan format video, dari homepage sudah langsung bisa di-play video-nya; post dengan format Image Gallery akan bisa langsung dimainkan slidernya, dan post dengan format Audio bisa langsung dimainkan.
Maaf yah kalo penjelasannya agak membingungkan, untuk lebih jelasnya bisa dilihat langsung di theme demo-nya.
Theme Ingrid ini dibuat oleh Ashley, blogger yang suka saya baca blog-nya, Nosegraze.com. She writes about blogging, coding, and books.
Theme ini didesain feminine dengan ilustrasi bunga hand-drawn di bagian header. Dilengkapi juga dengan beberapa setting di Customizer untuk mengubah warna theme dan menambahkan link media sosial pada header.Â
Theme ini agak mirip dengan Olsen Light, pas banget untuk lifestyle blog. Bedanya, dia punya widgeted layout di homepage, maksudnya adalah tampilan postingan di homepage tidak seperti tampilan standar yang berurut ke bawah, tapi ada yang dua kolom (cek demo-nya ya biar lebih jelas).Â
Di bawah header ada slider full width seperti pada Kalon; if you want to utilize the slider please make sure you have pretty and high quality photos for your posts’ featured image 😉
Jangan lupa cek juga round free feminin WordPress themes di postingan sebelumnya yaa:Â http://www.almazia.co/free-feminine-wordpress-themes-for-your-blog/
Kalau punya theme andalan dari repository WordPress, yuk share di kolom komentar ^^
Makasi sharenya mba Alma…
ama-sama Inayah, semoga bermanfaat heheheh
Bikin versi blogspotnya dong Mbak Alma :p *ngelunjak*
Btw aku naksir parah sama ingrid & olsen lightnya. Syantiik banget. Suka!
Eits aku jadi salah fokus. Kalao komennya Mbak Alma pake font apa? Kok gemay sih? Hehe.
maaci infonya Mbak Alma. Thankylu for sharing:)
Wah template gratisannya Blogspot sebenernya banyak tapi ga ada repo-nya / sumber terpercaya wkwkwk
Makasi ilmunya mba alma.. aku baru tahu OLSEN udah terintegrasi sama instagram… soalnya aku belum bisa…
Itu berdasarkan info dari yg bikin theme-nya Mir.. atau jangan2 harus upgrade premium dl baru bisa ya hehehe 😀 Sebenernya nambahin feed Instagram di widget bisa pake plugin kok, malah lebih enak sebenernya kalo ganti2 theme, fungsi yg dari plugin tetep ada ngga ikutan ganti.
Aku pakai Kalon sekarang, tapi tittle imagenya nggak muncul di tampilan homepage. Kayaknya karena gratisan ya? Bisa upgrade ke premium sih, cuma mehong. Wkwkwk.
Oh gitu ya? harus premium dulu baru bisa pake logo sendiri? Aku ngga pake sih jadi ga ngeh… bisa diakalin pake css ngga ya?
Kayaknya sih bisa edit css. Masalahnya, akunya yang nggak bisa, wkwkwk *emakgaptek*
Terima kasih mba Alma….pencarian saya jadi lebih terarah…;)
Mbak kalo mau ganti tema WordPress ini dimana sih? Maksudnya, misalnya udah kita download trus pasangnya dimana? Karena setahuku kan WP itu cuma bisa pilih tema yang ada di WP nya (karena yang lain berbayar :v) Kalo di blogspot kan gampang tuh, ada pilihan buat download templatenya?
Bisanya untuk self-hosted WordPress mbaa, kalo wordpress.com aka WP gratisan ngga bisa, emang cm terbatas sama theme yg udah tersedia aja hehehe
bagus-bagus mbak.. paling seneng kl liat theme simple gini, bikin pengen gonta ganti kl gak inget ngaruh ke yg lain2 hihihi
Paling ngaruhnya ke widget2 aja sih ya..
Selalu betah kalo di rumah mba Alma, banyak ilmu terus gambarnya sedaaap dipandang. cantiiik
nah kan yang kalon bagus jugak jadi mau ganti. galauuu
ada rekomendasi untuk WP blog berbayar ga Mba ? makasih
Maksudnya theme berbayar (premium) untuk WordPress ya? Kalo aku pribadi pakenya Genesis Framework dari studiopress.com
Betah nih belajar WP di sini. TFS, mbak Alma. ^^
Aku pake olsen, cara naro foto di widget sebelah kanan sidebar itu gmn caranya ya mba? Makasih sharenya
Sepertinya aku tau nih percakapan di atas :v
Olsen cakep juga yah, tapi aku pilih yg activello. cuman belom nemu foto yang bagus buat slidernya. mhehee
Maacii yaa rekomendasinya mbaaa :*
Sama-sama Ran ^^
kadang ini alasan pengen banget pindah ke WP x(
pindahlah…
thank you mbak infonya, salam kenaal
aku baru migrasi tld dan baru mampir di sini, maapkeun akuu *salim… desain2 di atas cantik, sayang aku hostingnya masih nempel di wp, jadi gak bisa dipraktekkin
btw thanks untuk votenya soal nama blogku 🙂
harus dicoba dan preview ini satu-satu. templatenya simple dan gak bikin mata lelah. terima kasih 🙂
OLSEN kayanya menarik buat dicoba yah. Sy juga suka yg clean, simple. Pembaca bisa fokus pada konten utama. Thanks tips nya mbak..
Aku pake Kalon skrg cm sidebar yg kanan g muncul, about dll msh di bawah, gmn ngaturnya ya? Mohon ilmunya suhu *bungkuk ksh salam*
Aku lihat ada di samping kok sidebar-nya. Kalo pake tablet atau hape mungkin kegeser ke bawah karena theme-nya responsive (menyesuaikan tampilan dengan lebar screen).
Themenya cantik2..btw saya suka font di blog ini. Namanya apa ya?
Font-nya Lato (Google Font) ^^
Mbak tq infonya nih. Bermanfaat. tapi yang tampilan di atas sepertinya versi pro ya…saya mau kustom lebih banyak kok ga bisa ya… atau bagaimana caranya menambah fasilitas, mengubah artikel jadi versi summary saja, bukan keseluruhan, foto-foto di instagram bisa terlihat juga di blog. Bagaimana cara memasukkannya? saya naksir versi olsen dan sudah diterapkan tapi beda dengan yang di atas. Maaf pertanyaannya banyak hehe..
Untuk summary, harusnya bisa diatur dari menu Setting (di dashboard) >> Reading >> “For each article in a feed, show” pilih Summary.
Untuk set up tampilan supaya seperti demo site, bisa cek ke Documentation Page-nya : https://www.cssigniter.com/docs/olsen-light/; harusnya infonya ada semua di situ 😉 Untuk Instagram dia pakai plugin terpisah ya.
Makasih banget ada info template baru. Walah…saya pertama pake Olsen, pengen ganti. Karena karakter hurufnya kecil-kecil, terus kalo ngelink ada garisnya. Pengen yg ngeblend ada warna, jadi ga terlalu kelihatan kalo ngelink. Sukses selalu yaa…
Terima kasih ^^ Sebenarnya bisa lho ubah ukuran dan styling link sendiri pakai css 😀
WordPress ini memang cakep-cakep ya Mbak themes nya 🙂
Sist…Ada yg buat blogspot tak?
Oh iyaa..betul tak ya..kalo ganti2 theme bikin banyak link mati?
Liat ini jadi tambah galau pindah ke wp atau tetap diblogspot
Pindah WordPress kalo kata aku mah mbak hehehe
Mbak, aku pake template Kale dr WP. Sreg banget sama templatenya. Sayang font-nya kok gak bisa diubah ya Mbak? Adakah saran supaya font Lato bawaan template bisa kuubah ukuran beserta jenisnya? Aku lebih seneng pakai Open Sans sebenarnya.
Sebenernya bisa mba, pake custom css. Kalau ngga mau ngulik CSS-nya, bisa beli Kale Pro (https://www.lyrathemes.com/kale-pro/); ada opsi di Customizer untuk ngerubah font. Atau install plugin untuk visual css editor semacam Yellow Pencil atau SiteOrigin CSS (free, bisa didownload langsung dari dashboard blog).
Terima kasih banyak, saya buruh buat blog baru sya